Terungkap! Begini Modus Anggota Satpol PP DKI Jakarta Bobol ATM

1 min read
Spread the love

JAKARTAJBM.co.id – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa modus pembobolan ATM yang dilakukan anggota Satpol PP DKI Jakarta adalah dengan mengambil uang tanpa saldo di rekening berkurang.

“Modus operasinya adalah mengambil uang di ATM bersama sesuai dengan apa yang diinginkan. Kemudian yang terpotong dalam rekeningnya itu Rp4.000,” ujar dia di Mapolda Metro Jaya, (22/11/2019).

Baca Juga :  BUPATI BULELENG MINTA MASYARAKAT TERTIB URUS PERIZINAN

Modus ini diduga dilakukan sejak bulan April sampai November. Namun dari 41 yang dipanggil polisi, hanya 25 orang yang memenuhi panggilan pemeriksaan polisi.

“Karena dia merasa cuma terpotong (saldo di rekening sebesar) Rp4.000, dia ulangi beberapa kali. Kemudian disampaikan ke teman-temannya. Teman-temannya yang lain jumlahnya hampir sekitar 41 orang,” katanya lagi.

Baca Juga :  Cabuli Tiga Anak, Mantan Kepala BMKG Alor NTT, Diganjar 12 Tahun Penjara

Sebelumnya diberitakan, MR, seorang anggota Satpol PP diduga melakukan tindakan pembobolan terhadap ATM bersama. Kejadian diawali saat MR menemukan celah, yaitu uang bisa ditarik, namun tidak mengurangi saldo rekeningnya di Bank DKI. Dia lalu menyebarkan hal itu kepada 11 rekan-rekannya.

Saat ini, sejumlah 12 anggota Satpol PP DKI Jakarta yang diduga melakukan pembobolan terhadap ATM Bersama, telah dibebastugaskan.

Baca Juga :  GELAR TREK-TREKAN, 11 PEMBALAP LIAR DITANGKAP POLISI

Menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, pembebastugasan itu dilakukan selama kasus diselidiki Polda Metro Jaya.

“Seluruhnya sudah dibebastugaskan,” kata Arifin saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.