Bahaya Radikalisme, Komisi I DPR Lodewijk F Paulus, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Pesawaran

2 min read
Spread the love

jbm.co.id, Pesawaran — Anggota Komisi I DPR RI, Lodewijk F. Paulus menggelar acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, di Desa Wonodadi, Gedingrejo, Pesawaran, Sabtu (23/11).

Dalam kesempatan tersebut Lodewijk menyampaikan, radikalisme dinilai masih menjadi ancaman serius keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

“Tadinya gerakan radikalisme adalah gerakan tradisional. Namun dengan berkembangnya media sosial, maka gerakan radikal juga ikut berkembang,” ungkap Anggota DPR RI yang juga Sekjen DPP Partai Golkar itu.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: OPERASI KESELAMATAN AGUNG 202, KAPOLRES SUBAWA BAGI-BAGI MASKER

Informasi Kegiatan ini seperti yang di lansir dari rmollampung.com bahwa, radikalisme tidak hanya muncul di institusi pemerintah, namun juga di kalangan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan,

“Warga desa tak boleh diam tapi menangkalnya jangan sampai berkembang,” kata Lodewijk di depan 200-an warga yang mengikuti sosialisasi.

Mantan Danjen Koppasus menjelaskan, ada sekitar 120 juta pengguna media sosial di Indonesia. Darijumlah itu, sebagian besar atau mayoritas datang dari kaum milenial.

Baca Juga :  FSP BALI DESAK PENGUSAHA KEDEPANKAN RASA KEMANUSIAAN KEPADA KARYAWANNYA

“Media sosial menjadi media untuk kelompok radikal untuk menghancurkan moral generasi milenial. Kita kenal dengan asimetrik warfare, perang anomali, ujung tombaknya proxy war, yakni perang yang tidak menggunakan angkatan perang,” ucapnya.

Lodewijk mengingatkan, yang paling mungkin menghancurkan bangsa Indonesia justru adalah bangsanya sendiri. Kalau dilihat dari indeks pengukuran ketahanan nasional laboratorium Lembaga Ketahanan Nasional diketahui, di bidang ideologi dan sosial budaya nilai atau indeks berada di posisi 2, atau tidak tangguh.

“Yang nilainya tidak tangguh yakni indeks 2 adalah di bidang ideologi. Di bidang sosial budaya juga rendah. Tingkat pendidikan rendah dan ini yang menyebabkan mudahnya penyebaran informasi menyesatkan di Medsos,” ungkapnya.

Baca Juga :  EVALUASI SAKIP, BUPATI AGUS TEKANKAN LAPORAN KINERJAa INSTANSI

Hadir dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan, Wakil Ketua DPRD Lampung Ririn Kuswantari, Wakil Ketua DPRD Pringsewu Hermansyah, anggota Komisi I DPRD Pesawaran Yuzak, Kades Wonodadi Priyono, dan Danramil Gadingrejo (*)

EDITOR : Seno aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *