Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Serikat Pekerja BUMN Masih Bungkam

1 min read
Spread the love

JAKARTAJBM.co.id – Serikat Pekerja (SP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sampai saat ini belum mengambil sikap soal penunjukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.

“Soal pengangkatan Pak Ahok, sampai hari ini kami masih menunggu dan melihat. Jadi dalam arti belum bisa dikatakan mendukung atau tidak,” ujar Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Tri Sasono, Sabtu, (23/11/2019).

Baca Juga :  Mendagri Tito minta KPK awasi dana daerah Rp. 800 Triliun

Ahok akan menjadi Komisaris Utama PT Pertamina Persero menggantikan Tanri Abeng. Ia bakal didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin yang menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama.

Pengangkatan Ahok secara resmi akan digelar dalam Rapat Umum Pemegang saham atau RUPS pada Senin, 25 November nanti. Tri Sasono mengatakan serikat pekerja bakal menunggu gebrakan Ahok di Pertamina setelah jabatan anyarnya itu ditabalkan.

Baca Juga :  HARI ANAK NASIONAL 2020: KAGAMA BALI GELAR LOMBA MENGGAMBAR ONLINE

Ia berharap pada pegawai BUMN bisa menerima Ahok yang akan bertugas menjadi bos perusahaan plat merah tersebut.

“Pak Ahok harus bisa memberikan kepercayaan dan keyakinan dulu khususnya ke para pekerja Pertamina bahwa dia akan menjalankan amanat yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Setelah Ahok menempati kursi komisaris utama perusahaan minyak negara, Tri menginginkan Pertamina kinerja lebih baik.

Baca Juga :  INFO PERBATASAN RI-TIMOR LESTE: ISI WAKTU ISOLASI COVID-19, YONIF R 142/KJ MANFAATKAN LAHAN TIDUR

“Pertamina lebih baik dan lebih bermanfaat untuk seluruh rakyat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.