Berita

Sebar Fitnah dan Ujaran Kebencian, Akun Facebook Hendra Wijaya Terancam Dipolisikan

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Bupati Jembrana I Nengah Tamba dibuat geram dengan salah satu postingan di akun facebook. Pasalnya postingan tersebut bersifat provokatif dan fitnah keji yang dialamatkan kepada dirinya dan keluarga.

Postingan bernada provokatif dan fitnah tersebut diunggah di group facebook Kabar Jembrana oleh akun fb Hendra Wijaya, Kamis 20 April 2023. Diduga akun fb tersebut merupakan akun palsu.

Dalam unggahannya, pemilik akun Hendra Wijaya menuliskan, “seluruh Kadis Pemkab Jembrana ke Candi Borobudur daerah Magelang. Dalam rangka menghadiri undangan acara ulang tahun kanjeng mami yang di adakan pada 19 april 2023.

Advertisement

Hendra Wijaya dalam unggahannya juga menerangkan, yang dimaksud Kanjeng Mami adalah bunda (istri) dari Nengah Lendir. Diduga yang dimaksud Nengah Lendir adalah Bupati Tamba.

Parahnya lagi, pemilik akun menuding perayaan ulang tahun tersebut menggunakan anggaran APBD.

Unggahan tersebut sontak menuai komentar beragam dari sejumlah netizen. Bahkan diantaranya ada yang mengucapkan kalimat bela sungkawa.

Terkait unggahan tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengaku kesal. Menurutnya itu fitnah karena dirinya dan istri serta para kepala dinas tidak ada berkunjung ke Candi Borobudur, apalagi untuk perayaan ulang tahun.

“Itu fitnah dan hoax. Kami tidak ada ke Candi Borobudur, ngarang saja. Itu ulah provokator yang sakit hati,” tegasnya, Jumat (21/4/2023).

Bupati Tamba meminta kepada masyarakat Jembrana agar jangan terprovokasi oleh unggahan-unggahan yang menyesatkan karena itu perbuatan orang-orang yang sakit hati. Dia juga bakal melaporkan masalah ini kepada pihak kepolisian dan berharap pelaku tertangkap.

Masyarakat diminta untuk tetap rukun dan bersatu dan jangan mudah terhasut serta bersama-sama membangun menuju Jembrana Emas 2026 mendatang.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button