Hukum

Kasus Bom Medan, Polisi Tetapkan 46 Tersangka

JAKARTAJBM.co.id – Polisi sudah menetapkan 46 tersangka menyusul aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan beberapa waktu lalu.

“Sampai hari ini upaya penegakan hukum yang dilakukan Densus 88 dan jajaran Polda sudah mengamankan atau menetapkan tersangka sejumlah 46 orang, seluruhnya ya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Mabes Polri pada Senin, (18/11/2019).

Baca Juga :  Geledah 16 Blok Deteni, Kakanwil Jamaruli Manihuruk Mengapresiasi Program Rudenim Denpasar Gelar Sidak Rutin Sterilkan Blok Hunian

Dari puluhan tersangka, 23 diantaranya ditangkap di Aceh dan Sumatera. Mereka diketahui memiliki hubungan langsung dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Amirnya adalah saudara Y,” kata Dedi.

Selain itu, 2 terduga teroris juga terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan kepada Densus 88 Antiteror saat akan ditangkap.

“Akibatnya 1 orang Densus mengalami luka di tangan akibat sabetan senjata tajam. Keduanya (tersangka) meninggal di TKP. Kemudian 3 sisanya ditangkap seperti biasa,” katanya.

Dari penangkapan itu, Densus 88 menyita barang bukti berupa bahan pembuat bom berupa pupuk urea, dan black powder yang diduga digunakan untuk merakit bom low explosive.

“Ada black powder, ada pupuk urea dan jenis lain yang digunakan untuk dijadikan bom. Semuanya ini adalah low explosive atau bom yang memiliki daya ledak rendah,” kata Dedi.

Baca Juga :  LAAGI Meminta KEPOLISIAN Untuk Tembak Mati Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Agraria Di OKU Timur

Selain di Sumatera Utara dan Aceh, Densus 88 juga menangkap dan menetapkan 22 tersangka teroris. Di wilayah Banten terdapat 4 orang tersangka, Jakarta 3 orang tersangka, Jawa Tengah 9 orang tersangka, Jawa Barat 6 orang dan Kalimantan Timur 1 orang tersangka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: