KUTUK BOM BUNUH DIRI DI MEDAN JK SEBUT HARAM DARI SEGI AGAMA

2 min read
Spread the love

MAKASSAR-JBM.CO.ID– Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia dua periode, Jusuf Kalla (JK) mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Medan 13 November 2019 lalu.

Bahkan dirinya menegaskan bahwa tindakan bom bunuh itu haram dari sisi agama.

“Ya tentu, bom bunuh diri kan haram dari segi agama. Bunuh diri saja haram, apalagi membunuh orang lain dengan cara bunuh diri, tentunya sangat berat,” ujar Jusuf Kalla di Yogyakarta, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga :  Selesai Pendidikan Sejatinya Baru Awal Dimulainya Karier Prajurit

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini menganggap bom bunuh diri seperti yang terjadi di Medan merupakan aksi yang tidak bisa dimaafkan karena tidak satupun agama yang membenarkan.

“Tidak ada perintah agama untuk saling membunuh selain mempertahankan diri. Membunuh orang lain dengan alasan agama sama sekali tidak ada,” ujar JK.

JK menegaskan jika sumber radikalisme atau terorisme yang membuat orang nekat melakukan aksi bunuh diri atas nama agama bukan berakar dari tempat ibadah seperti masjid.

Baca Juga :  Merasa Terancam Liat Oknum WK Keluarkan Pistol, Seorang Wartawan Lapor Polisi

“Radikalisme tidak (bersumber) dari masjid. Saya bilang, 99 persen masjid itu aman saja. Bahwa ada pengajian-pengajian tertentu yang keras umumnya tidak di masjid,” pungkas JK.

JK menyatakan pelaku bom bunuh diri mendapat ajaran sesat sepengetahuannya justru dari informasi dunia maya seperti internet. “Lihat saja orang bikin bom, dari mana kalau bukan dari internet?” ujarnya.

Baca Juga :  LIGA CHAMPIONS: FINAL IDEAL, PSG KONTRA BAYERN MUNCHEN

Namun JK tak menampik jika ada orang menjadi sesat pikir dan melakukan teror karena hasutan dari guru agamanya yang sudah terpapar radikalisme.

“Kalau yang mengajarkan (radikalisme) guru ngajinya, ya yang salah gurunya itu, guru ngaji bisa salah juga kan,” ujarnya. (INS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *